Israel Alirkan Banjir ke Tanah Pertanian Gaza, Timbulkan Kerusakan Hingga Rp 6 Miliar Lebih.

SERAMBINEWS.COM, GAZA – Pembukaan gerbang bendungan Israel yang tidak terkendali telah menyebabkan kerusakan senilai $ 500.000 pada area pertanian di Gaza, Kementerian Pertanian Palestina mengatakan hari Minggu (12/1/2020).

Sebagian besar tanah pertanian di Jabalia timur dan Beit Hanoun rusak sementara unggas dan lebah di sarang lebah mati karena banjir, katanya dalam sebuah pernyataan.

Produk pertanian termasuk kentang dan bawang hancur total di sekitar 920 hektar lahan yang tergenang air, katanya Pihak Kementerian Pertanian Palestina menyatakan bahwa tentara Israel memblokir upaya penilaian kerusakan dengan menggunakan gas air mata.

Kementerian meminta yayasan internasional dan organisasi hak asasi manusia untuk menghentikan pelanggaran Israel Israel, yang telah membangun banyak bendungan di wilayah itu, secara berkala membuka gerbang mereka, yang mengarah pada banjir rumah dan tanah di Gaza.

Jet Tempur Israel Rusak
Diberitakan sebelumnya, banjir besar dilaporkan mengenangi sejumlah fasilitas penting di Israel. Salah satunya adalah hanggar tempat pesawat tempur. Genangan banjir di fasilitas milik Angkatan Udara Israel ini menyebabkan kerusakan sejumlah jet tempur.

Dilaporkan harian Maariv via Jerusalem Post, Minggu (12/1/2020), angkatan udara Israel dikabarkan menderita kerugian hingga jutaan shekel atau mencapai puluhan miliar rupiah. (kurs 1 shekel = Rp 3.945).

Hanggar itu disebut berlokasi di seberang sungai, dan hujan lebat yang mengguyur pada Kamis pekan lalu (9/1/2020) membuat airnya meluap. Banjir pun menerjang tak hanya hanggar dan mengakibatkan kerusakan pada jet tempur.

Laporan yang beredar juga menyatakan, kru yang tengah bertugas harus dievakuasi setelah air setinggi 1,5 meter menggenangi tempat itu. Sensor yang diberlakukan militer Israel melarang ketat kabar tersebut untuk dipublikasikan karena bisa mengancam keamanan nasional.

Namun diberitakan Israel National News, militer akhirnya meloloskan pemberitaan tersebut pada Minggu petang waktu setempat. Angkatan udara berujar, mereka tengah menyelidiki insiden itu. Seperti mengapa hanggar itu tidak dipersiapkan untuk banjir.

Kemudian penyelidikan lain yang digelar adalah mengungkap mengapa jet tempur itu tak segera dipindahkan begitu air mulai menggenangi markas. “Pekan lalu, pekerjaan kami adalah mengeringkan air yang membanjiri pangkalan. Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu,” jelas militer. Dalam keterangan AU, sejumlah pesawat tempur yang rusak itu bakal diperbaiki dan siap untuk terbang beberapa hari ke depan.(Anadolu Agency/Kompas.com)

Sumber : https://aceh.tribunnews.com/2020/01/13/israel-alirkan-banjir-ke-tanah-pertanian-gaza-timbulkan-kerusakan-hingga-rp-6-miliar-lebih?page=all

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *