Bupati Aceh Besar Menetapkan 15 Desember 2020 Tanam Padi Serentak MT Rendeng

Aceh Besar, 2 November 2020. – Bupati Aceh Besar Ir Mawardi Ali menetapkan jadwal MT (Masa Tanam) Rendeng Tahun 2020/2021 di Dekranasda.

Musyawarah Meugo Thoen menghasilkan jadwal gotong royong pada 7 – 14 November yang dilanjutkan pelepasan air hingga 18 November 2020, Pengolahan tanah 19-29 November 2020, Penyemaian benih 30 November 2020 dan penanaman serentak dilaksakan 15 Desember 2020.

Mawardi Ali mengharapkan komitmen semua pihak dalam melaksanakan kegiatan Meugo Thoen (M.T. Rendeng) sebagai agenda bersama antara pemerintah dan rakyat khususnya masyarakat tani.

“Meskipun sekarang kita dalam kondisi menghadapi Covid-19, namun diharapkan melalui tanam rendeng ini akan meningkatkan produksi dan ketahanan pangan.” ungkap Bupati Aceh Besar.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Aceh Besar mengharapkan kepada Kepala Bidang Penyuluhan Aceh Besar untuk mengintruksikan PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan) agar mendampingi petani dan memonitoring perkembangan setiap kegiatan program pembangunan pertanian khususnya padi sawah.

”Monitoring dan Pelaporan terbaru perkembangan dilapangan harus dilaporkan langsung kepada Saya, sehingga setiap kendala dan permasalahan dilapangan dapat diselesaikan bersama dengan cepat dan tepat sasaran ” tegas Mawardi Ali.

Rapat penentuan jadwal turun sawah M.T gadu dan rendeng 2020 dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Besar bersama Dinas terkait, hal ini menjelaskan bahwa perhatian Bupati terhadap pembangunan pertanian dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat khusunya petani sangat serius. Perhatian Bupati Aceh Besar terhadap ketahanan pangan dapat dilihat dengan Penganugrahan sebagai Pemimpin Visioner Pembawa Perubahan dalam ajang “INDONESIAN THE BEST INNOVATIVE FIGURE AWARD 2020”.

Ia menegaskan bahwa, walaupun Aceh Besar surplus pangan, namun dinas terkait tetap fokus pada program program yang mendukung usaha tani walau bertani sudah menjadi mata pencaharian masyarakat secara turun-temurun.

Dalam rapat tersebut, Bupati juga mengatakan bahwa lahan gagal panen tahun 2019 yang lalu seluas 3.230 Hektar, akan dibantu bajak sawah dan bibit gratis oleh pemerintah aceh besar, hal ini juga sebagai bahan untuk evaluasi dan antisipasi gagal panen dimasa akan datang.

Hadir dalam musyawarah tersebut, Ketua Komisi II DPRK, Plt Sekda Aceh Besar, Asisten II Setdakab, Kadis Pertanian, Kadis Pangan, Kadis PUPR, Kepaka Badan Metereologi dan Klimatologi Geofisika, Kabid Penyuluhan Aceh Besar, Kabid PSP, Kabid Produksi, Kabid Peternakan, Penyuluh Pertanian, KTNA dan Para Camat dalam wilayah Aceh Besar.

Mohon dukungan dan kerjasama semua pihak, agar musim tanam M.T. Rendeng tahun 2020/2021 ini sukses agar Aceh Besar tetap bisa surplus di tahun 2021, dengan hasil panen maksimal akan berdampak positif pada peningkatan taraf hidup petani khususnya petani di Aceh Besar.” pungkas Ir Mawardi Ali

Team Cyber Pertanian Aceh Besar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *