Benih Jagung Hibrida Bantuan Pemerintah Pusat Disalurkan, Ini Penerimanya

Bireuen | Sebanyak 67 ton benih jagung hibrida bantuan pemerintah pusat untuk mendukung program alternative development di Bireuen kerjasama dengan berbagai instansi terkait lainnya termasuk Dinas Perkebunan Aceh disalurkan sejak tiga hari terakhir.

Penerima bantuan adalah 311 kelompok tani yang tersebar di 16 kecamatan.

Kadis Pertanian Bireuen, M Nasir SP MSM mengatakan, penyaluran benih jagung untuk program pengembangan kawasan sentra jagung dalam rangka mendukung program alternative atau mencegah masyarakat untuk tidak menanam tanaman yang dilarang.

Bantuan tersebut bersumber dari Kementerian Pertanian untuk pengembangan tanaman jagung seluas 12.730 hektar tersebar di 16 kecamatan di 271 gampong, setiap hektar dibantu 15 kilogram benih.

“Program pengembangan tanaman jagung tersebar ke seluruh kecamatan, kecuali Kecamatan Kuala,” ujarnya.

Penerima adalah kelompok tani berdasarkan ajukan usulan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) masing-masing kelompok, setiap hektar dibantu 15 kilogram benih.

Benih yang sudah disalurkan sebanyak 67 ton lebih, sebagian sudah ditanam para petani.

Selain bantuan benih juga ada bantuan herbisida sebanyak 4,5 liter setiap hektar, namun bantuan herbisida dalam proses administrasi.

M Nasir menjelaskan, program alternatif development kegiatan pengembangan kawasan sentra jagung di Bireuen melibatkan 17 mantri tani dan 200 orang tenaga penyuluh pertanian.

“Kami juga melibatkan TNI, Polri agar program pengembangan jagung hibrida berjalan tepat sasaran,” sebutnya.

Diharapkan setiap kelompok penerima bantuan benih jagung untuk segera mendistribusikan kepada anggotanya, kemudian benih jagung bantuan tidak dibenarkan dijual. Demikian juga pedagang untuk tidak menampung bila ada uyang menjual benih tersebut.

Program pengembangan jagung pengawasannya sangt ketat maka perlu diimbau dan diingatkan agar jangan sampai terjadi penyimpangan yang berujung ke proses hukum, tegasnya.

Saat ini, pihaknya juga sedang menunggu informasi dari pihak Pemerintah Provinsi Aceh terkait penyaluran benih lainnya untuk kelompok tani yang belum menerima. [◦ˆ⌣ˆ◦]


Artikel ini telah tayang di sini

Sumber : distanbun.acehprov.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *